Peluang
Materi
13 Konsep Dasar Matematika
Pengertian
Peluang
Pengertian
peluang yaitu peluang dapat diartikan sebagai sebuah cara yang dilakukan untuk
mengetahui kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa. Dalam setiap permasalahan
asa ketidakpastian yang disebabkan suatu tindakan yang kadang-kadang berakibat
lain. Misalnya contoh tadi yaitu sebuah mata uang logam yang dilemparkan ke
atas akibatna dapat muncul sisigambar (G) atau sisi angka (A), maka sisi yang
akan mucul tidak dapat dikatakan secara pasti.
Akibat
melemparkan sebuah mata uang logam ada salah satu dari dua kejadian yang dapat
terjadi yaitu munculnya sisi G atau A. kegiatan melemparka mata uang logam
tersebut dinamakan suatu tindakan acak. Tindakan itu dapat diulang beberapa
kali dan rangkaian tindakan tersebut dinamakan percobaan. Tindakan satu kali
juga dapapt disebut dengan suatu percobaan.
Rumus
Peluang Matematika
Percibaan
melemparkan mata uang logam hasilnya adalah G atau A. apabila percobaan
dilempar 10 kali dan muncul G 4 kali maka frekuensi relatif munculnya G adalah
4/10. Jika percobaan dilakukan 10 kali lagi dan muncul G 3 kali sehingga dalan
20 kali percobaan G muncul sebanyak 7 kali maka frekuensi relatif muncul G pada
20 percobaan adalah 7/20.
Frekuensi
Relatif
Frekuensi
merupakan perbandingan antara banyaknya percobaan yang dilakukan dengan
banyaknya kejadian yang diamati. Dari percobaan melemparkan mata uang logam
tadi maka frekuensi relatif dirumuskan sebagai berikut:
Contoh:
Pada
percobaan melempar mata uang logam sebanyak 100 kali ternyata muncul permukaan
gambar sebanyak 30 kali.
Frekuensi
relatif muncul pada gambar = 30/100 = 3/10
Peluang
Contoh:
Pada
percobaaan mengetos atau melempar undi sebuah mata uang logam maka
Peluang
muncuk angka = ½
1
adalah banyak permukaan angka pada mata uang.
2
adalah adanya dua kemungkinan yaitu muncul angka atau gambar.
Ruang
Sampel
Ruang
sampel merupakan himpunan dari semua kejadian (hasil) percobaan yang mungkin
terjadi. Ruang sampel dilambangkan dengan “S”.
Contoh:
a. Ruang
sampel pada pengetosan sebuah dadu adalah S = (1, 2, 3, 4, 5, 6)
b. Ruang
sampel pada pengetosan sebuah mata uang logam adalah S = (A, G)
Menentukan
Ruang Sampel
Ruang
sampel hasil dari melempar dua mata uang dapat ditentukan dengan menggunakan
table (daftar) seperti berikut.
Ruang
sampelnya adalah = {(A,A), (A,G), (G,A), (G, G)}
Kejadian
A1 yang memuat dua gambar = (G, G)
Kejadian
A2 yang tidak memuat gambar =
(A, A)
Titik
Sampel
Titik
sampel adalah anggota-anggota dariruang sampel sendiri.
Contoh:
Ruang
sampel S = ((A,A), (A,G), (G,A), (G,G)).
Titik
sampelnya adalah ((A,A), (A,G), (G,A), (G,G)).
Peluang
Kejadian A atau P(A)
Peluang
kejadian dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut.
S
= {1,2,3,4,5,6} maka nilai n(S) = 6
A
= {2,3,5} maka n(A) = 3
Uraian
diatas menjelaskan bahwa jika setiap titik sampel dari anggota ruang sampel S
memiliki peluang yang sama, maka peluang kejadian A yang jumlah anggotanya
dinyatakan dalam n(A) dapat dinyatakan dengan rumus sebagai berikut.
Nilai Peluang
nilai-nilai peluang yang diperoleh berkisar antara 0 sampai dengan 1. untuk setiap kejadian A, bata-batas nilai P(A) secara matematis ditulis sebagai berikut.
Jika
P(A) = 0, maka kejadian A adalah kejadian musutahil, maka peluangnya adalah 0.
Contoh:
Matahari
terbit di sebelah selatan adalah kejadian mustahil, maka peluangnnya = 0
Jika
P(A) = 1, maka kejadian A adalah kejadian pasti.
Contoh:
Mahluk
yang bernyawa pasti mati adalah kejadian pasti, maka peluangnya = 1.
Frekuensi
Harapan
Frekuensi
harapan suatu kejadian adalah harapan banyaknya muncul suatu kejadian dari
sejumlah percobaan yang dilakukan. Secara matematis ditulis sebagai berikut.
Contoh:
Pada
percobaan mengetos sebuah dadu sebanyak 60 kali, maka:
Peluang
muncul mata 2 = 1/6
Frekuensi
harapan muncul mata 2 = P (mata 2) x banyak percobaan
= 1/6 x 60
= 10 kali.
Contoh
soal peluang
Pada
percobaan melempar sebuah mata uang logam sebanyak 110 kali, ternyata muncul
angka sebanyak 40 kali. Tentuka frekuensi relatif muncul angka dan frekuensi
relatif muncul gambar!
Penyelesaian:
Frekuensi
relatif muncul angka =
Banyak
angka yang muncul/banyak percobaan = 40/110
= 4/11
Frekuensi
relatif muncul gambar =
Banyak
gambar yang muncul/banyak percobaan = (110 – 40)/ 110
=
70/110
=
7/11

Komentar
Posting Komentar